Aceh Singkil, Potretnusantara.id – Arisman Gulo (25) seorang nelayan asal Dusun Kepeng, Desa Asantola diterkam buaya di perairan Lahengkem pada Rabu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB saat tengah melaut seperti biasa.
Menurut informasi yang media ini dapatkan, saat itu Arisman bersama empat rekannya tengah melakukan aktivitas melaut di perairan Lahengkem sekitar 300 meter dari Desa.
Mereka berenang dan menyelam untuk mencari ikan dan teripang. Namun, nasib malang menimpa Arisman ketika ia masih berada di bawah permukaan air, sementara rekan-rekannya sudah kembali ke atas perahu. Tiba-tiba, buaya air asin yang ganas muncul dari bawah permukaan air dan menyerang Arisman.
Serangan buaya ini menyebabkan luka serius di sekujur tubuh Arisman, teriakannya yang mengerang kesakitan segera menarik perhatian rekan-rekannya yang berada di lokasi kejadian. Dengan keberanian luar biasa mereka berusaha menyelamatkan Arisman dengan alat seadanya, termasuk menombak kepala buaya yang ganas itu dan setelah perjuangan yang dramatis gigitan buaya tersebut akhirnya terlepas dari tubuh korban.
Arisman yang terluka parah segera dibawa ke Puskesmas Pulau Banyak Barat sekitar pukul 04.00 WIB untuk mendapatkan perawatan intensif. Kondisi Arisman sangat memprihatinkan dengan luka di bagian kepala serta bekas gigitan dan cakaran di kaki.
Ketika dikonfirmasi, Kapolsek Pulau Banyak, IPTU Erianto Tanjung, membenarkan kejadian tersebut kepada wartawan pada hari yang sama.
“Kejadian ini mengejutkan warga setempat, mengingat perairan Lahengkem biasanya cukup kondusif untuk aktivitas nelayan,” kata Erianto.
Di samping tu, Kepala Desa Asantola, Mufliadi, mengungkapkan bahwa pihak berwenang setempat kini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan keselamatan warga.
“Kejadian ini menjadi peringatan bagi seluruh warga Desa Asantola tentang bahaya yang mengintai di perairan yang biasanya damai,” kata Asantola. (Mardin).
Editor : Din










