ASAHAN, Potretnusantara.id – Kantor Camat Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan yang selama ini berada di wilayah Kecamatan Rahuning, sejak 6 Maret 2023 pindah ke lokasi baru, di Jalan Istana Kecamatan Pulau Rakyat.
Pembangunan kantor camat Pulau Rakyat yang terletak di Dusun I Desa Pulau Rakyat Tua ini dikerjakan oleh CV. Persona Jaya di bawah pengawasan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Asahan, dengan menggunakan dana APBD Kabupaten Asahan yang dimulai dari akhir Agustus dan selesai pada akhir Desember 2022.
Camat Pulau Rakyat Haris Simargolang mengatakan setelah melakukan pembenahan ruangan, halaman dan pemindahkan barang-barang dari kantor Camat yang lama ke yang baru pegawainya langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu Camat juga disibukkan perbaikan jalan Istana dari depan kantor Camat Pulau Rakyat menuju jalan lintas Sumatera (Jalinsum) dan jalan Istana (pasar lama) Dusun IV Desa Pulau Rakyat Tua sepanjang lebih kurang dua kilometer dengan menggunakan alat berat excavator milik PT. Waskita.
“Jalan Istana ini di zaman penjajahan merupakan jalan menuju istana Raja yang dikenal dengan Raja Simargolan, letaknya sekitar 3 kilometer di pinggir sungai Asahan antara Desa Pulau Rakyat Tua dengan Desa Ofa Pandang Mahondang yang juga dulunya pernah menjadi sarana transportasi lewat jalur sungai,” papar Haris Margolang saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Rabu (5/4/23).
Lanjut kata Haris, di era tahun 90-an di daerah bekas Istana Raja itu pernah ada perahu getek sebagai sarana penyeberangan sungai yang dapat mempersingkat perjalanan yang menghubungkan antara Desa Pulau Rakyat Tua dengan 4 desa, yakni : Ofa Padang Mahondang, Padang Mahondang, Persatuan, Bangun, dan Tunggul 45. Namun jasa penyeberangan tersebut sudah tidak ada lagi karena tenggelam akibat banjir. Padahal, keberadaan jasa getek sangat dibutuhkan untuk menyebrangi sungai beraliran deras itu karena belum adanya bangunan jembatan yang menjadi dambaan masyarakat sejak lama.
“Dengan ditempatinya kantor Camat Pulau Rakyat yang baru, bisa memberikan semangat baru dan juga pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat. Dan selain itu marilah kita rawat dan lestarikan jalan Istana ini karena merupakan peninggalan sejarah budaya bangsa”. tandsanya. (Paimin).
Editor : RD










