ASAHAN, Potretnusantara.id – Peningkatan ruas jalan dengan beton yang berada di Dusun 2 Desa Persatuan, Kecamatan Rakyat, Kabupaten Asahan yang baru dikerjakan oleh CV. Al Fajar Pratama kondisinya saat ini sudah mengalami keretakan di beberapa titik.
Proyek yang bersumber dari APBD Kabupaten Tahun 2022 melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Asahan bernilai Rp 195.150.000 itu, memang membanggakan dan disyukuri, namun juga merasa kecewa dengan hasil pekerjaan proyek tersebut.
“Kami sangat berterimakasih kepada pemerintah atas adanya proyek di Dusun 2 ini, Namun, disisi lain bang, kami kecewa terhadap hasilnya, karena pekerjaan yang dikerjakan oleh pihak rekanan dari CV Al Fajar Pratama itu tampak sudah mengalami keretakan pada beberapa titik,” ungkap sejumlah warga di seputaran lokasi proyek yang identitasnya minta dirahasiakan, Selasa (27/9/22).
Perlu diketahui, lanjut mereka, baru saja siap dikerjakan dalam hitungan hari, kondisi jalan ini tampak kasar dan terdapat keretakan di beberapa titiknya.
“Sehingga kami menilai, pihak CV. Al Fajar Pratama dalam mengerjakan proyek itu diduga tanpa memperhatikan mutu dan kwalitas ketahanan fisik dari bangunan,” urai mereka lebih jelas.
Mereka menambahkan, jika hasil pekerjaan proyek di Dusun 2 sangat berbeda dengan hasil pekerjaan proyek yang berada di Dusun 5 Desa Persatuan.
“Berdasarkan amatan kami bang, hasil pekerjaannya itu sangat berbeda, yang mana hasil pekerjaan proyek di Dusun 5 itu tampak lebih bagus daripada di Dusun 2 ini,” tambahnya mereka.
Dalam hal ini, warga setempat berharap besar kepada Pemerintah Kabupaten Asahan melalui instansi terkait agar segera melakukan peninjauan terhadap proyek peningkatan jalan dengan beton yang berada di Dusun 2 tersebut.
“Sebelum hasil dari pekerjaan tersebut dibayarkan kepada pihak CV Al Fajar Pratama, hendaknya dicek dulu dengan teliti, apakah hasil dari pengerjaannya tersebut layak atau tidak. Jika dianggap layak langsung saja dibayarkan, kalau tak layak harus diperbaiki lah, sampai hasilnya bagus,” harapnya.
Secara terpisah, Kepala Dinas PUPR Asahan melalui Kabid Bina Marga, Rambe mengaku belum mengetahui terhadap hasil dari pekerjaan proyek tersebut.
“Terkait persoalan tersebut, silahkan saja adinda menjumpai PPK atau pihak CV Al Fajar Pratama tersebut”. jelasnya kepada wartawan melalui via telepon seluler. (P).










