Natuna, Potretnusantara.Id- Warga Kecamatan Subi, Natuna pinta kehadiran Kapal Roro Bahtera Nusantara 01 sandar di pelabuhan Subi bisa lebih lama.
Kapal Roro, seperti biasanya sandar di pelabuhan tersebut hanya berkisar 30 menit saat proses penurunan dan naik penumpang.
Terjadinya kendala waktu ini diakibatkan kapal Roro tersebut hanya membuka pintu samping untuk jalur naik dan turun penumpang. Hal ini dikarenakan pelabuhan tersebut tidak mendukung untuk peruntukan sandar kapal Roro, sehingga Pintu utama pada bagian depan tidak dapat dibuka.
Kepala dinas Perhubungan Kabupaten Natuna, Alazi saat dikonfirmasi Media sampaikan, akan berupaya menindaklanjuti permasalahan sandar kapal Roro di Kecamatan Subi.
Pihaknya akan menyurati Dinas Perhubungan Provinsi Kepri dan PT. ASDP (Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan) di kota Batam, Kepri.
“Usulan dari masyarakat Subi akan kita kaji untuk dikoordinasikan dengan pihak terkait” ucap Kadishub, Alazi.(28/7).
Diakui Alazi, kondisi pelabuhan laut Subi bukan diperuntukan untuk sandar kapal Roro, namun untuk melayani masyarakat Natuna, pihak Roro telah mengambil kebijakan sandar pelabuhan laut Subi, Serasan, Midai dijadikan jalur rute.
“Pelabuhan peruntukan Roro hanya Tanjung Uban (Bintan), Matak (Anambas), Penagi (Natuna), Sintete (Kalbar), sementara untuk lainya masih pelabuhan biasa” jelas Alazi.
Untuk masalah Pelabuhan, Alazi juga menerangkan, pihaknya juga telah mengusulkan pembangunan fasilitas untuk pelabuhan Kapal Roro.
“Wacana untuk peningkatan pelabuhan Roro telah kita bahas dan akan direncanakan nantinya untuk pembangunan”. Ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan anggota DPRD Natuna, Baharudin dari partai Demokrat Dapil (Daerah Pemilihan) II meliputi wilayah Kecamatan Subi, Serasan, Serasan Timur, Midai dan Suak Midai. Ia jelaskan, saat ini kapal Roro terlalu cepat untuk sandar di pelabuhan Subi.
Berdasarkan permintaan masyarakat Subi kepada dirinya sebagai wakil rakyat, meminta agar kebijakan kapal Roro saat sandar di pelabuhan Subi minimal bisa mencapai 2 jam lebih.
“Masyarakat Subi pinta minimal sekitar 2 jam lah bisa sandar di pelabuhan Subi, jadi tidak terlalu buru buru saat naik dan turun penumpang dari pintu samping kapal Roro” ungkapnya.
” Apalagi kapal Roro masuk pada hari Jumat,warga baru saja melakukan sholat Jumat,kapal berangkat pukul 13.00 Wib.”
Selain itu, Bahar juga menyampaikan, pelabuhan Subi dari perumahan warga cukup jauh, tidak hanya itu, pelabuhan tersebut panjang hampir mencapai 2,5 kilometer.
Khusus untuk Subi, Kata Baharudin, Saat ini penumpang lebih memilih kapal Roro, selain fasilitas kapal yang lengkap, kapal Roro juga cepat, menuju ke Subi dari pelabuhan Penagi hanya berkisar 5-6 jam saja dengan ongkos Rp 75 Ribu.
Dari jadwal rute Kapal Roro, diketahui,kapal Roro berangkat dari pelabuhan Penagi Pukul 07.30 Wib dan sampai Pelabuhan Subi pukul 12.30 Wib, selanjutnya pukul 13.00 Wib Kapal bertolak dan tiba di Serasan Pukul 17.00 Wib. Saat di Serasan, kapal Roro tersebut bertahan selama 12 jam. Pada pukul 07.00 Wib kembali bertolak ke Pelabuhan Sintete.
Khusus untuk pelabuhan Subi, kapal Roro tersebut hanya bersandar 30 menit saja, hal ini juga berlangsung saat rute balik(PP).
Diketahui, kapal Roro Bahtera Nusantara 01 saat ini merupakan sarana transportasi yang sangat diminati masyarakat Natuna. Selain bisa mengangkut kendaraan motor dan mobil dengan kapasitas banyak, kapal tersebut dilengkapi fasilitas AC, TV dengan seat/kursi khusus yang di desain untuk kenyamanan penumpang lengkap dengan sandaran kaki, reclining seat, konfigurasi kursi 3-1 dan 4-1, USB dan colokan listrik di antara tiap-tiap kursi.(kalit).









