PALAS, Potretnusantara.id – BPKAD Kabupaten Padanglawas, Provinsi Sumatera Utara laksanakan vaksinasi, sebagai upaya menyukseskan program percepatan vaksinasi nasional, khususnya di Kabupaten Padanglawas.
Selain pegawai dan staf di BPKAD, vaksinasi juga melayani bagi keluarga BPKAD dan masyarakat umum lainnya untuk di vaksin. vaksinasi berlangsung di RSUD Sibuhuan, Kecamatan Barumun.
“Alhamdulillah, seluruh pegawai dan staf serta keluarga yang ada di BPKAD antusiasme untuk divaksin semalam cukup tinggi dan mudah-mudahan kegiatan vaksinasi yang kita laksanakan dapat membantu meningkatkan serapan vaksinasi di Padanglawas,” tutur Kepala BPKAD, Yenni Nurlina Siregar,SP saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (11/3).
Yenni menjelaskan vaksinasi yang dilaksanakan di RSUD Sibuhuan, peserta yang di vaksin beragam, ada untuk dosis I, dosis II dan dosis III di bantu oleh RSUD Sibuhuan.
“Kita dan para pegawai dan staf BPKAD yang di vaksin ada yang dosis I, dosis II dan dosis III, tentunya dengan vaksin dapat melindungi pegawai, staf BPKAD dan keluarga serta masyarakat umum dari paparan Covid-19,” jelas Yenni.
Yenni mengatakan, untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, Vaksin saja tidaklah cukup, harus disertai dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) salah satunya dengan melaksanakan tertib masker.
Untuk itu Kepala BPKAD Padanglawas inj berharap agar semua masyarakat setelah vaksin juga menerapkan prokes dalam melakukan aktifitas sehari-hari, sebagai upaya untuk menghambat penularan virus.
Yenni menjelaskan Vaksin sebagai herd Immunity, ketika sebagian besar populasi kebal terhadap penyakit menular tertentu sehingga memberikan perlindungan tidak langsung atau kekebalan kelompok bagi masyarakat yang tidak kebal terhadap penyakit menular seperti Covid-19.
“Jangan takut di vaksin, karena itu adalah bentuk kita sayang dan cinta dengan keluarga “. Yenni Nurlina Siregar,SP Kepala BPKAD Padanglawas.
Kepala BPKAD, Yenni Nurlina Siregar,SP berharap agar masyarakat Kabupaten Padanglawas bersama-sama mengajak keluarga untuk di vaksin, sehingga Padanglawas nantinya dapat benar-benar bebas dari virus yang mematikan itu.
Robert Nainggolan.










