MEDAN, Potretnusantara.id – Satu warga Medan terpaksa menahan sakit akibat tubuhnya tertusuk benda tajam oleh segerombolan gank motor, kejadian ini dialami di Jalan Kapten Muslim Medan saat puluhan gank motor beraksi.
Dua warga, yang saat itu sedang melintas untuk mencari makanan nasi goreng nyaris menjadi korban perampokan oleh gank motor tersebut Minggu, dini hari (20/6).
“Kejadiannya sekira pukul 02.30 WIB. Kami diserang komplotan gank motor. Ada sekitar tiga puluhan sepeda motor yang menyerang dengan membawa senjata tajam seperti klewang dan batu,” kata Jansen Napitupulu ST, Minggu (26/9).
Jansen warga Medan Barat ini mengatakan, dia bersama rekannya Dani ingin beli nasi goreng di Jalan Kapten Muslim, mereka melintas dari arah seberang Jalan Kapten Muslim Simpang Perkutut.
“Kami sebelumnya mau membeli nasi goreng. Tapi waktu mau pulang ke rumah, sekitar 5 menit menepi, tiba-tiba melintas gank motor,” tuturnya.
Karena takut terjadi hal yang tidak di inginkan, mereka membiarkan gank motor lewat agar tidak terganggu. Namun tidak disangka, justru para gank motor tersebut mendatangi mereka.
“Ada banyak sekali sepeda motor yang datang dan rata-rata berboncengan. Setengah dari rombongan itulah yang mendatangi kami,” lanjutnya.
Saat itu tambahnya, ia bersama rekannya dihampiri sekitar sepuluh orang kawannya gank motor. Mereka langsung menyerang dengan klewang. Dia berusaha mengelak karena mereka ada senjata klewang.
“Kami berhenti , teman saya Dani selamat,”katanya.
Namun saat itu dia mengalami nasib sial, dimana dirinya terjatuh ditimpa motornya.
“Tak tau saya sudah ditikam gank motor, karena ada orang menjerit para gank motorpun kabur. Ada darah bang, betul saya lihat darah dari perut kanan saya karena di klewang gank motor, ” kata Jansen
Melihat situasi ini, wargapun berdatangan, namun dirinya sudah tidak sadarkan diri.
“Saya dievakuasi ke RS Advent. RS Advent menolak memberikan pertolongan kalau tidak di Swab dulu, takut kelamaan habis darah saya dibawa ke Klinik Kasih Sayang guna mendapat pertolongan pertama agar saya selamat dari luka tikaman, syukurlah Tuhan masih melindungi saya dan Dani,” kata Jansen saat dikonfirmasi di rumahnya, Minggu pagi Pukul 09.30 WIB.
Jansen pun kemudian dibawa ke RS Materna untuk proses pengobatan medis secara intensif. Keluarga berharap hendaknya aparat penegak hukum serius dan fokus menjaga pengamanan agar kamtibmas kondusif.
“Kita akan membuat laporan ke Polsek Helvetia Medan,”kata salah satu pihak keluarga.
Nurlince Hutabarat










