HUMBANGHASUNDUTAN,Potretnusantara.id – Oknum Kepala Desa (kades) Sihas Tonga inisial SH diduga melakukan penimbunan minyak Pertalite yang ditampung melalui pembelian dari SPBU. Diduga menyak pertalite tersebut sewaktu-waktu akan di jual pada saat Minyak langka di Parlilitan Humbang Hasundutan (Humbahas).
Dugaan ini semakin dikuatkan ketika oknum Kades tepergok membawa sekitar 8 jerigen minyak pertalite di dalam mobil kijang kapsul warna merah saat keluar dari SPBU 14.222.34 Pollung Humbahas.
Terlihat jerigen di isi satu persatu oleh oknum Kades bersama satu orang perangkatnya ke dalam mobil melalui kap belakang kijang kapsul hingga mencapai sekitar delapan jerigen terisi penuh.
Usai pengisian, mobil kijang kapsul merah belok masuk simpang Sibatu-batu Pollung dekat SMA N 1 Pollung. Terlihat Kades bersama perangkat desa sibuk menutupi jerigen berisi minyak pertalite dengan terapal untuk mengelabui.
Namun ada pemandangan menarik saat wartawan dan LSM melihat oknum Kades SH bersama perangkatnya ketika sibuk menutupi jerigen dengan terapal.
Saat dikonfirmasi, oknum Kades Sihas Tonga beralasan bahwa minyak tersebut hanya untuk di bagikan kepada pengecer minyak yang ada di Parlilitan.
“Hanya untuk lepas minyak aja lae, mumpung kesini bawa minyaklah, nanti akan di ecer kepada penjual eceran,” tukas oknum Kades.
Ditanya kenapa harus menutupi dan masuk kearah simpang Sibatu-batu, oknum Kades mengatakan, hanya sekedar memastikan tutup jerigen saja agar tidak tumpah, dan menutup agar tidak kepanasan
“Holan na padengganton tutup nai do asa unang marusean (Hanya memastikan tertutup apa tidak agar tidak tumpah),” dalih oknum Kades Sihas Tonga.
Di dampingi perangkat desanya marga Sh juga beralasan bahwa minyak tersebut hanya untuk di ecer oleh oknum Kades yang juga merupakan pengusaha pengecer minyak di Desa Sihas Tonga.
“Hanya untuk sekedar menambah penghasilan karena pak kades juga jualan minyak eceran dengan usaha kelontongan di rumah,” ujar perangkat desa bela pimpinannya.
Sementara Menejer SPBU 14.222.34 Huta Paung Pollung, boru Siboro membantah memberikan minyak pertalite lebih dari dua jerigen. Dia hanya mengijinkan operator mengisi 1 atau 2 jeriken untuk satu orang pembeli dengan jerigen.
“Kita hanya memberikan satu atau dua jeriken untuk di pake kepada mobilnya yang sedang parkir, artinya kita hanya memberi untuk pakai sendiri,” ujar Menejer SPBU Pollung.
Ditanya dari mana ibu tau kalau minyak tersebut hanya untuk pake sendiri atau untuk di jual/di ecer, ibu menejer menjawab bahwa diwajibkan harus ada rekomendasi atau surat badan usaha kelontongan masing masing dari pembeli minyak pake jerigen
Rian










