LINGGA, Potretnusantara.id- Ikatan Alumni SMAN 1 Singkep membangun Masjid Fastabiqul Khairat di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Singkep yang saat ini berdiri megah. Bangunan masjid dua lantai ini merupakan hasil donasi yang dilakukan oleh alumni SMAN 1 Singkep beserta para dermawan.
Salah seorang Alumni SMAN 1 Junahar Sahab sebagai konsultan perencanaan dan pembangunan ini menuturkan pembangunan Masjid Fastabiqul Khairat merupakan ide dan gagasan pihak sekolah beserta segenap alumni SMAN 1 Singkep, sehingga berdirilah masjid yang tergolong megah dan diklam sebagai masjid terbesar di Kabupaten Lingga bahkan di Provinsi Kepri untuk tingkat SMA.
‘’Kita mulai melakukan pembangunan tahun 2020 dan ide ini mendapat sambutan yang serius dari para Alumni sehingga terwujudlah pembangunan masjid ini.’’ terang Junahar yang di dampinggi sejumlah Alumni Sabtu (14/8/2021).
Junahar menambahkan semula sejumlah Alumni sempat pesimistis rencana itu dapat terealisasi dari awal tahun 2020 hingga 2021 ini. Hal ini dikarena datangnya pandemi Covid-19, namun berkat dorongan sejumlah Alumni dan para guru yang ingin membantu adik-adik yang masih belajar, yang berharap memiliki masjid yang layak dan besar dengan ukuran, 12 x18 m ,dua lantai.
“Dengan berdirinya masjid ini maka sekolah umum ini, menjadi sekolah umum bernuansa pesantren, ” ujarnya.
Maka segenap alumni bangkit dengan optimis kebersamaan mencoba mengambil langkah yang konkret. ’’ Salah seorang alumni yang terus memberikan dorongan untuk membangun masjid ini adalah H. Ambok T. Syamsirwan yang juga anggota DPRD Lingga dan alahmdulilah Pemkab Lingga ditahun ini juga memberikan bantuan kurang lebih Rp 200 juta.’’ imbuh Junahar.
Sementara itu pengurus Masjid Fastabiqul Khairat, Ustaz Ilhamuddin yang sekaligus pembina Komunitas Literasi Al-Quran SMAN 1 Singkep menuturkan berdasarkan arahan Kepala sekolah dan para dewan guru saat ini sejumlah kegiatan sedang dilaksanakan di masjid yang pembangunanya berasal dari para Alumni antara lain menghafalkan beberapa surah pilihan yang telah ditentukan oleh pembina, tilawah dan belajar kajian Ilmu Fiqih dan bahasa Arab.
‘’Kegiatan tersebut sebagai bentuk program sekolah untuk memakmurkan masjid di SMAN 1 Singkep, nanti mereka juga belajar MC yang sering dilatih dengan bahasa Inggris.’’ terang pria yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris MUI Kabupaten Lingga.
jamariken tambunan









