KARIMUN, Potretnusantara.id- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Karimun, Forecaster atau Prakirawan Cuaca BMKG Karimun, Muhammad Tito Praditaputra mengatakan bahwa Waterspout sendiri adalah fenomena pusaran angin yang terjadi di daerah lautan, apabila terjadi di daratan biasanya kita melihat puting beliung sedangkan dilautan akan menjadi waterspout Kejadian tersebut.
“Hal ini disebabkan karena adanya pertemuan antara 2 angin yg memiliki kecepatan tinggi namun dalam arah yg berlawanan di dalam awan cumulonimbus, sehingga terbentuklah bentuk pusaran angin,”ucap Muhammad Tito Praditaputra, Sabtu (05/06).
Dal hal ini, BMKG menghimbau agar masyarakat yang berada di posisi terjadinya Waterspout agar menjauhi tempat tersebut.
“Kita himbauan agar menjauhi daerah tempat terjadinya waterspout karena pada daerah tersebut terjadi angin yang cukup kencang,”ucapnya.
Selain itu salah seorang penumpang kapal dari Tanjung Balai Karimun yang bertujuan ke Tanjungpinang Dina mengatakan,
“Angin sangat kencang, kita yang ingin berangkat semoga semua keberangkatan lewat udara dan laut bisa selamat sampai tujuan dan senantiasa waspada dengan cuaca buruk,”pungkasnya.
Dari pantauan Media Potretnusantara.id- Waterspout di perkirakan terjadi pada pukul 14:00 WIB, dari depan pelabuhan domestik Tanjung Balai Karimun ke daerah lautan Costal.
Putri









