KARIMUN, Potretnusantara.id- Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, Fajar Horison Abidin mengatakan bahwa pelaksanaan Ujian Nasional tahun ini dilaksanakan secara daring yang dikarenakan pandemi covid-19,
“Dari data jumlah sekolah menengah pertama (SMP) negri dan swasta di kabupaten Karimun sebanyak 52 sekolah, dengan jumlah seluruh murid sebanyak 3.465 siswa,”ucap Fajar,
Tambahnya, dari data keseluruhan terdapat 5 orang siswa (SMP) di Karimun, tidak lulus (UN) yang dilakukan secara daring.
“Dimana semalam dilakukan pengumuman kelulusan secara serentak pada Jumat (04/06) kemarin malam, pukul 20.00 WIB, baik SMP Negeri atau juga Swasta dan kita di Kabupaten Karimun ada 5 orang yang dinyatakan tidak lulus,”ucapnya.
Dalam hal ini Fajar menjelaskan akibat 5 orang siswa tersebut tidak lulus ialah, mengundurkan diri dari sekolah (berenti) serta juga ada yang dilaporkan pindah.
“Ada yang mengundurkan diri dan pindah, jadi tidak lulusnya bukan karena ujian dan tidak lulus, melainkan siswa tersebut tidak mengikuti ujian, sehingga siswa itu tidak memiliki nilai ujian,”jelasnya.
Selain itu siswa yang tidak lulus tersebut, diketahui satu diantaranya dari Pulau Karimun, kemudian sekolah di wilayah pulau Kundur.
“Dari 62 sekolah tingkat SMP, sebanyak 58 sekolah lulus 100 persen,”tutupnya
Putri









