ASAHAN, Potretnusantara.id – Terkait pemberitaan yang diterbitkan media ini tentang Nasabah Bingung stok Kartu ATM di BRI Unit Rahuning Kosong, Kepala BRI Unit Rahuning yang berkantor di Desa Pulau Rakyat Pekan, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, Kamis (7/12/22) memberikan klarifikasi.
“Sebenarnya stok kartu ATM tidak kosang, ada tapi jenisnya lain dan dengan maximum limit penarikan yang berbeda, nasabah ada yang tidak mau menggunakann kartu dengan limit berbeda tersebut, karena Limit tarik tunai setiap hari maximum sebesar Rp 5.000.000 dan ada masa kadaluarsa kartu,” kata Kepala BRI Unit Rahuning, Aguslim.
Lebih lanjut Agus mengatakan, salah seorang nasabah atas nama Paimin yang kartu ATM nya rusak dan tidak dapat dipergunakan minta diganti, dan setelah ditemui pihak BRI Unit Rahuning yang bersangkutan bersedia kartu ATM-nya diganti dengan Limit tarik tunai setiap hari maximum sebesar Rp 5.000.000,” ungkap Agus yang didampingi staf BRI Unit Rahuning saat dikonfirmasi wartawan.
Dalam kesempatan ini Aguslim menyampaikan pesan kepada nasabah BRI agar setiap melakukan transaksi atau penarikan tunai di mesin ATM sebaiknya menggunakan aplikasi BRImo, karena tarik tunai dan setor tunai di mesin ATM sekarang mudah dan praktis dan bisa dilakukan tanpa menggunakan kartu ATM.
“Cara tarik tunai BRImo tanpa kartu ATM dapat menjadi solusi bagi nasabah yang butuh mengambil uang di mesin ATM tanpa membawa kartu ATM”. tandas Agus. (P)