TAPSEL, Potretnusantara.id-Warga kampung padang bolak, Desa Bandar Tarutung, Kecamatan Angkola Sangkunur, Padang Sidimpuan Tapanuli Selatan menanti adanya perhatian dari pemerintah daerah untuk melakukan perbaikan dan pengaspalan jalan utama didaerah tersebut.
Penantian ini tidak tanggung-tanggung, masyarakat mengatakan selama 45 tahun mereka berharap adanya keseriusan pemerintah daerah, Propinsi maupun pusat untuk melakukan perbaikan sehingga masyarakat terbebas dari buruknya kondisi jalan tersebut.
“45 tahun kami bermimpi, namun hingga saat ini belum ada perbaikan,”kata Mara Kaya Harahap, warga sekitar. Rabu (7/4).
Dikatakan, jalan tersebut sejak adanya Kampung Bolak tidak pernah mendapat pembangunan dari daerah. Namun selama ini tambahnya, pembangunan jalan tersebut seperti perbaikan adalah dari partisipasi dan swadaya masyarakat sekitar.
“Ini mulai dari pembangunan dan perbaikan semuanya adalah swadaya masyarakat. Pemerintah sama sekali belum pernah melakukan pembangunan,”keluhnya.
Dia mengatakan, kondisi jalan ini pada saat musim penghujan akan membuat masyarakat yang menggunakan merasa tidak nyaman, disamping kondisi jalan yang berlubang tidak sedikit juga pengguna jalan mengalami kecelakaan.
“Dulu pernah ada rencana pembangunan jalan ini melalui pihak Kecamatan, namun gagal. Kabarnya-khabarnya pembangunan tersebut dialihkan, namun untuk pastinya kita tidak tahu,”katanya.
Mereka juga merasakan hal yang berbeda dari desa-desa lainnya, perbedaan ini terlihat semenjak meninggalnya salah satu tokoh masyarakat kampung Padang Bolak (alm Kaimas Siregar) terasa semakin di anak tirikan.
Dia mencontohkan aliran dan penggunaan dana desa yang selama ini tetap diterima di wilayah desa kampung Padang Bolak. Padahal diketahu bersama tambahnya, bahwa dana desa yang diprogramkan pemerintah pusat ada untuk membantu pembangunan demi peningkatan ekonomi khususnya wilayah-wilayah pedesaan.
“Coba dicek, satu tahun itu dana desa kalau ngak salah hampir 1miliar. Nah pertanyaannya, dimana ini semua, kok tempat kami ini tidak terlihat,”katanya heran.
Dia berharap pemerintah daerah baik itu Propinsi maupun Pusat dapat melihat kondisi jalan didaerahnya. Mereka berharap adanya perhatian untuk melakukan perbaikan sehinga masyarakat terbebas dari buruknya kondidi jalan yang tiap hari dilalui masyarakat.
“Kami berharap ini ada perbaikan, walaupun sudah 45 tahun kami bermimpi tapi kami masih menaruh harapan dengan pemerintah kita,”harapnya.
halimsiregar










