Potretnusantara.id,Natuna – Di tengah keterbatasan air bersih yang melanda warga Kecamatan Bunguran Tengah, harapan datang dari langkah cepat dan nyata Kapolres Natuna, AKBP Novyan Aries Efendie, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla. Tanpa menunggu lama, keluhan masyarakat Desa Harapan Jaya langsung direspons dengan aksi kemanusiaan yang menyentuh hati.
Krisis air bersih yang telah dirasakan warga selama beberapa waktu membuat aktivitas sehari-hari terganggu. Air, yang seharusnya menjadi kebutuhan paling dasar, berubah menjadi barang langka. Kondisi ini sampai ke telinga Kapolres Natuna, yang kemudian langsung memerintahkan jajarannya untuk bergerak cepat.
Dengan menghadirkan personel tangguh Polres Natuna serta peran aktif Bhabinkamtibmas Desa Harapan Jaya, satu unit mobil tangki berisi 8 ton air bersih diterjunkan langsung ke lokasi. Air tersebut disalurkan ke tandon-tandon air milik masyarakat agar dapat segera dimanfaatkan oleh warga.
Meski jarak Kecamatan Bunguran Tengah tergolong jauh dari pusat Kota Ranai, Kecamatan Bunguran Timur, hal tersebut tidak menjadi penghalang. Kapolres Natuna tetap menginstruksikan agar bantuan segera diberangkatkan, menembus jarak dan keterbatasan demi memastikan masyarakat tidak merasa sendiri menghadapi kesulitan.
“Polri harus hadir di tengah masyarakat, terutama saat warga sedang mengalami kesulitan. Air bersih adalah kebutuhan dasar, dan sudah menjadi kewajiban kami untuk membantu,” ujar AKBP Novyan Aries Efendie.(2/1)
Aksi cepat Polres Natuna ini pun mendapat apresiasi luas dari masyarakat Desa Harapan Jaya. Warga mengaku terharu karena keluhan mereka didengar dan ditindaklanjuti secara nyata, bukan sekadar janji.
Bagi masyarakat Bunguran Tengah, bantuan air bersih ini bukan hanya tentang terpenuhinya kebutuhan hidup, tetapi juga tentang kehadiran negara melalui Polri yang benar-benar dirasakan. Di tengah krisis, kepedulian dan empati menjadi sumber kekuatan, dan Polres Natuna membuktikan bahwa jarak bukan alasan untuk tidak berbuat.(Kalit)









