BATAM, Potretnusantara.id-Debat terbuka Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepualauan Riau berjalan dengan baik, debat terbuka tersebut yang diikuti oleh Pasangan Calon Ansar-Nyanyang dengan Nomor Urut 1 dan Pasangan Calon Rudi-Rafiq dengan Nomor Urut 2 cukup memukau masyarakat Kepri.
Dalam debat ini, issu yang paling menarik perhatian adalah diangkatnya persoalan Rempang Galang yang saat itu menjadi pusat perhatian Nasional bahkan dunia Internasional.
Issu ini menjadi perbincangan hangat ketika moderator memberikan kesempatan untuk memberikan pertanyaan kepada pasangan calon Nomor Urut 2 yaitu Rudi-Rafiq.
Dengan waktu 1 menit yang diberikan moderator Rudi membancakan pertanyaan yang ditujukan kepada Pasangan Calon Nomor Urut 1, dimana Rudi mengatakan bahwa Gubernur merupakan perpanjangan tangan dari pemerintahan Pusat, untuk itu dalam penerapan program Eco City sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dimulai dengan pergeseran penduduk di Tanjung Banur.
Apakah saudara sebagai Gubernur saat itu mendukung sepenuhnya dan apa bentuk dukungan kongkrit dari saudara untuk pelaksanaan PSN tersebut.
Dalam kesempatan ini, Ansar memberikan pandangannya dimana suatu daerah akan tetap maju dan berkembang juka mampu mengembangkan investasi daerah. Dimana investasi tersebut akan memperluas lapangan pekerjaan, akan membangun sub sistem ekonomi-ekonomi baru dan setiap investasi baru pasti evesien terhadap ekonomi baru.
“Nah, oleh karena itu saya selaku wakil pemerintahan pusat sebagai Gubernur pasti memberikan dukungan investasi sejauh investasi itu memberikan nilai tambah besar kepada masyarakat,”katanya.
Kalau berbicara Tanjung Banur dan Rampang tambahnya, dia menganggap hanya persoalanya adalah terkait sentuhan kepada masyarakat saja. Bagaiman kominikasi publik yang terbangun kepada masyarakat, dengan mendudukkan bersama-sama masyarakat dan membicarakan dengan investor.
“Saya yakin, jika itu dapat kita komunikasikan dengan baik dengan komunikasi publik yang baik insya Allah tidak akan pernah terjadi kegaduhan, oleh karena itu pertanyaan saya tadi pentingnya komunikasi publik dan itu merupakan salah satu contoh vaktual,”paparnya.
Dia meyakini jika semua dilakukan dengan pendekatan yang humanis dengan baik maka investasi itu akan menghasilkan buah yang baik bagi pertumbuhan ekonomi, apalagi investasi tersebut berhubungan dengan hilirisasi industri maka akan menghasilkan trickle-down effect atau effect penetration yang kuat kepada masyarakat.
“Jadi investasi yang humanis itu yang akan kita dorong, kita dudukkan, kita komunikasikan publik yang sebaik-baiknya,”katanya mengahiri pandangannya.
Sementara itu, Pasangan Calon Gubernur Nomor Urut 2 Muhammad Rudi membarikan tanggapannya terhadap pandangan Ansar. Rudi mengatakan pada tahun 2023 proyek Eco Park City adalah merupakan PSN karenanya Gubernur harus ikut bertanggung jawab tentang selesainya persoalan di Rempang.
“Namun dalam vaktanya dilapangan tambahnya, hal tersebut tidak terwujud dari seorang Gubernur saat itu mendukung Eco Rempang City, Gubernur hampir membiarkan persoalan tersebut dihadapi Kepala BP dan seorang Wali Kota saja,”kata Rudi.
Dia mengatakan terkait komunikasi yang humanis seperti yang disampaikan Ansar, tidak menemukan saat kejadian Rempang Galang terjadi dari Gubernur Kapri.
Dia meyakini jika ada komunikasi yang dia percaya persoalan Rempang Galang tidak akan terjadi karena jika ada dukungan penuh dari Gubernur maka dipastikan rempang Galang akan berjalan dengan baik.
Selanjutnya, Ansar kembali menanggapi respon yang disampaikan Pasangan Calon Gubernur Nomor Urut 2, Muhammad Rudi.
Ansar menjelaskan prinsip merangkul semua pihak merupakan komunikasi publik yang baik persoalan Rempang Galang dirinya sebagai Gubernur telah mengikuti pertemuan terkait masalah tersebut.
“Tetapi mungkin Gubernur tidak dianggap waktu itu, maka itu dianggap sepenuhnya kewenangan BP Batam,”katanya menanggapi.
Bahkan tambahnya, konsep Tanjung Banur dan Rempang dan lainnya setelah kehadiran dirinya membahas dengan tokoh-tokoh masyarakat yang akhirnya diputuskan bahwa relokasi dilakukan secara bertahap.
“Dan Alhamdulillah prosesnya saat ini berjalan,”paparnya.
Dalam pantauan, para calon memberikan argumentasi yang cukup baik dan sangat tepat waktu. Masyarakat diharapkan dapat menilai dan memberikan pilihan kepada calon yang dianggap lebih mampu dan amanah.
nando










