BATAM, Potretnusantara.id-Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kepri bekerjasama dengan Polda Kepri melalui Direktorat Binmas dan Direktorat Reserse Narkoba melakukan kegiatan sosialisasi tentang bahaya narkoba di kalangan pelajar se Kepri.
Sosialisasi ini ditargetkan di beberapa Kabupaten Kota di Kepulauan Riau, diantaranya Kota Batam, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Karimun serta Kabupaten Bintan.
“Ada 16 titik sekolah yang menjadi sasaran kita,”kata Ketua JMSI Kepri, Eddy Supriatna di kawasan Batam Center, Jumat (27/(9).
Dalam kegiatan ini, ada beberapa cara yang diberikan kepada pelajar sebagai dorongan pengetahuan terhadap bahaya narkoba seperti kegiatan pengetahuan melalui tulisan.
“Kita memancing keingitahuan mereka terhadap bahaya narkoba, misalnya tips dan strategi pelajar untuk bisa menghindar dan menjauh dari jaringan peredaran gelap narkoba itu,”paparnya.
Dia berharap dari seluruh tulisan yang dituangkan oleh para pelajar dapat menjadi sebuah pandangan dan menjadi salah satu panduan pengetahuan bagi pembaca tentang apa bahaya dan dampak buruk dari narkoba tersebut.
“Tulisan para pelajar se-Kepri nanti akan kita kumpulkan, dan kita jadikan buku,”katanya.
Dikatakan, dengan sosialisasi seperti ini para pelajar mampu mengkampanyekan dalam lingkungannya tentang hal bahay narkoba dari pengetahuan yang dimiliki melalui sosialisasi selama ini.
“Mengkampanyekan bahaya narkoba ini pun menjadi salah satu bagian dan poin penilaian dari JMSI Kepri untuk menunjuk peserta yang akan dijadikan Duta Pelajar Anti Narkoba,” tutupnya.
nando










