ASAHAN, Potretnusantara.id- Tugu Raja Simargolang yang terletak di Dusun I Desa Pulau Rakyat Pekan, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara konon punya nilai sejarah. Sayangnya hingga saat ini tugu tersebut terkendala pembangunannya.
Menurut Ketua Parsadaan Raja Asahan Simargolang Alek Simargolang, terkendalanya pembangunan tugu itu karena kurangnya perhatian dari marga Simargolang itu sendiri dan tidak adanya campur tangan pemerintah untuk membangun monumen bersejarah tersebut.
“Saya mengimbau agar keluarga besar Simargolang dapat menyisihkan sedikit rezekinya untuk pembagunan Tugu Raja Simargolang. Dan kepada Marga Simargolang yang duduk sebagai anggota DPRD Asahan mohonlah dibantu pembangunannya melalui APBD,” ujar Alex Simargolang.
Sementara itu, Mantan Camat Pulau Rakyat Haris Margolang mengatakan tugu Raja Simargolang masih dalam tahap pembangunan, melalui arisan keluarga besar Marga Simargolang tugu Raja Simargolang ini akan segera dilanjutkan pembangunannya.
“Kas sudah ada tinggal tunggu waktu, saya saat ini masih berada di Banda Aceh”, kata Haris Simargolang saat dihubungi wartawan, Rabu (16/4/2024).
Secara terpisah, salah seorang tokoh muda yang juga merupakan ketua Ranting Pemuda Pancasila (PP) Pulau Rakyat Pekan Ulnan Tuah Simargolang mengapresiasi para orang tua dan panitia yang menginisiasi dan sudah bekerja untuk terlaksana pembangunan tugu Raja Simargolang ini, karena tujuannya untuk mengenang dan melestarikan situs sejarah bangsa agar bangkitnya inspirasi dan semangat patriotisme generasi saat ini dan mendatang.
“Saya berharap tugu Raja Simargolang ini bisa cepat selesai, sehingga tugu bersejarah ini nantinya bisa menjadi ikon wisata di Kecamatan Pulau Rakyat. Apalagi letaknya bersebelahan dengan tugu sejarah perjuangan yang terletak di pinggir Jalinsum dan berada dekat titi kembar atau yang dulunya dikenal dengan jembatan gantung”, ujarnya.
Lanjut dikatakannya, menurut sejarah, Simargolang adalah salah satu marga Batak yang berasal dari Asahan yang kekuasaannya meliputi wilayah Kabupaten Asahan hingga Kabupaten Labuhan Batu. Sejarah Marga Simargolang berasal dari Raja Simargolang, keturunan Ompu Sahang, keturunan Ompu Sahang Mataniari.
“Raja Simargolang yang ada di Desa Pulau Rakyat Tua adalah Raja Simargolang Marlampu, dia adalah Raja Simargolang yang terakhir. Dulunya Istana Raja Simargolang berdiri di Dusun X Perdamaran, namun kini Istana tersebut tinggal puing-puing yang sudah rata dengan tanah. Sedangkan makam Raja Simargolang Marlampu berada di Dusun X Pasar Lama (jalan lama). Raja Simargolang Marlampu merupakan Raja Simargolang terakhir itulah keturunan dari atok kami”, kata Tuah.
Tuah juga mengapresiasi mantan Camat Pulau Rakyat Haris Simargolang yang telah menabalkan Pasar lama menjadi Jalan Istana yang menghubungkan kantor Camat Pulau Rakyat dengan Jalinsum, bahkan jalan tersebut sebahagian sudah di aspal. (Paimin).
Editor : RD










