Karimun, Potretnusantara.id – Bupati Karimun Aunur Rafiq meresmikan Ground Breaking PT. Karimun Power Plant (PT. KPP) di Jalan Parit Rampak, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau. Rabu (7/2/2024).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Karimun, Anwar Hasyim, Forkopimda Kabupaten Karimun, Kepala Kantor/Badan Instansi Vertikal, Kepala OPD, Camat, Lurah, RT/RW, Tomas, Toga, OKP, Ketua BP Kawasan, Pimpinan Perusahaan BP Kawasan dan undangan lainnya.
Dalam laporannya, Perwakilan Pimpinan PT. Karimun Power Plant, Rizki Faisal menyampaikan bahwa PT. KPP adalah perusahaan yang bergerak di bidang Pembangkit Listrik Energi Baru dan Terbarukan dengan kapasitas hingga 40 MW memanfaatkan kombinasi Tenaga Surya, Biomassa dan Baterai.
“Proyek ini 100 persen tanpa emisi sebagai bentuk dukungan program pemerintah untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) ditahun 2060,” ujar Rizki Faisal.
Lanjut, periode 2023 sampai dengan 2024 sedang dibangun 10 MW Hybrid tenaga surya, baterai dan biomass dengan nilai investasi sebesar USD 20.000.000. Selanjutnya akan dibangun secara bertahap hingga mencapai 40 MW dengan nilai investasi USD 55.000.000 sehingga total investasi akan mencapai USD 75.000.000.
Kemudian, pembangkit ini juga akan menyerap hingga 200 tenaga kerja serta memanfaatkan kembali limbah industri biomassa dengan melibatkan banyak UMKM yang ada disekitar area pembangkit.
Selain itu, berdirinya PT. Karimun Power Plant ini bertujuan agar dapat memenuhi ketersediaan listrik di wilayah zona dua kawasan industri Free Trade Zone (FTZ) Kabupaten Karimun.
“Harapannya perusahaan dapat memberikan kontribusi pendapatan bagi daerah, serta dapat memberikan manfaat lapangan pekerjaan bagi masyarakat Karimun kedepannya,” harapnya.
Sementara itu, Bupati Karimun Aunur Rafiq mengucapkan terima kasih dan tahniah kepada PT. Karimun Power Plant atas terlaksananya kegiatan Ground Breaking Ceremony pada hari ini yang ditandai dengan penyalaan sirine tanda dimulainya pengoperasian mesin sebesar 1 MW.
“Kedepannya akan berlanjut, target hingga akhir tahun ini sebesar 10 MW dengan rincian 5 MW Tenaga Surya, 2 MW Biomassa dan sisanya 3 MW dengan kombinasi,” kata Aunur Rafiq.
Dalam kesempatan itu, Bupati Rafiq juga menekankan persoalan tenaga kerja. Menurut Rafiq pihaknya sudah sepakat bahwa 70 persen tenaga kerja di PT. KPP harus berasal dari tenaga kerja lokal dan sudah tertuang didalam Peraturan Bupati Karimun.
“Prioritas utama adalah masyarakat Parit Rampak, kemudian baru dari daerah lain di Karimun. Jika tenaga kerja diutamakan dan diambil dari luar Kabupaten Karimun lebih bagus perusahaan tersebut tidak usah buka usaha disini karena akan terjadi ketimpangan sosial yang pada akhirnya terjadi keributan”. tegas Bupati Karimun, Aunur Rafiq.
Dari pantauan awak media ini dilapangan, kegiatan Ground Breaking Ceremony PT. Karimun Power Plant (PT. KPP) semakin meriah dengan penampilan artis dari Roy Jeconiah Ex Boomerang dan Ketua Limpul untuk menghibur para undangan yang hadir di acara tersebut. (Ery).
Editor : RD










