MEDAN, Potretnusantara.id – Ratusan orang yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Provinsi Sumatera Utara (AMPS) mengelar demonstrasi di depan Gedung Mapolda Sumatera Utara, Kamis (4/8).
Massa mendesak Polisi segera mengusut tuntas kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J yang tewas di rumah dinas Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Irjen Pol Ferdy Sambo, di kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, 8 Juli 2022 lalu.
Massa yang menggelar aksi orasi menyampaikan aspirasi dengan membawa spanduk bertuliskan ‘Save Brigadir Josua Hutabarat’ kemudia spanduk bertuliskan ‘Pak Presiden Jokowi Perhatikan Kasus Ini’.
“Siapa dalang dan aktor pembunuhan Almarhum Brigadir J. Ada apa ini dengan institusi Polri? Kami mendesak Kapolri untuk mengungkap kasus kematian Brigadir J,” teriak Koodinator Aksi, Riski Yusuf Siregar.
Peserta aksi juga mempertanyakan dengan tegas apakah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tidak mampu mengungkap kasus kematian Brigadir J.
“Bapak Presiden yang kami hormati, kami memohon dengan hormat, jika tidak mampu lagi Kapolri mengungkap kasus ini sebaiknya diganti saja. Kenapa kasus ini terkesan susah untuk diungkap, tempat kejadian perkara jelas, korbannya jelas, yang menembak jelas, namun sampai sekarang sudah lebih tiga pekan,” tegasnya.
Kepala Subbid Penerangan Masyarakat, Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Utara, AKBP Herwansyah ketika dikonfirmasi awak media, membenarkan adanya demo yang dilakukan salah satu kelompok masyarakat.
“Jadi, masyarakat yang hadir tadi menyampaikan agar proses atau kasus dugaan pembunuhan yang membuat Brigadir J tewas segera diungkap. Jadi, sudah kami terima tadi perwakilan dari massa,” ucapnya.
Dalam hal ini, Bidang Humas Polda Sumatera Utara akan menyampaikan aspirasi dari massa kepada Pimpinannya.
“Pastinya, setiap aspirasi dari masyarakat akan ditindaklanjuti sesuai dengan aturannya,” pungkas Herwansyah.
nurlince hutabarat










