NATUNA, Potretnusantara.id – Pertunjukan musik Angklung oleh masyarakat dunia dari puluhan penjuru Negara yang bertajuk ” Angklung Mendunia” di ikuti Ketua dan anggota PIA Ardhya Garini Ranting 07-4/G.IV Denhanud 477 Paskhas Lanud Raden Sadjad, Natuna
Giat Angklung mendunia diperoleh setelah adanya pengakuan dari UNESCO sebagai Warisan Budaya lisan dan non Bendawi Manusia, pada tahun 2010. Kini musik tradisional Indonesia kembali menunjukkan eksistensinya sebagai Musik Lokal Berwawasan Global.dilaksanakan dari Museum Satria Mandala Jakarta (8/11).
Dari Kabupaten Natuna,Ny.Sari Frian Alfa Risdar,Ketua PIA,memainkan musik tradisional asli anak bangsa Indonesia, yaitu alat musik Angklung yang disaksikan secara virtual oleh presiden Republik Indonesia Ir.H.Joko Widodo, Ibu Hj. Iriana Joko Widodo, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto ( Panglima TNI)Ibu Nanny Hadi Tjahjanto ( Ketua Darma Pertiwi) dan beberapa Menteri Kabinet Gotong Royong .
Diperkirakan abad ke-12 yakni pada masa Kerajaan Sunda. Tradisi bermain angklung terus diajarkan secara turun-temurun. Permainan angklung erat kaitannya dengan adat istiadat karena dimainkan saat upacara penanaman padi, panen, dan khitan.
Sari merupakan Istri dari Dandenhanud 477 Paskhas Natuna, Letkol Pas Frian Alfa Risdar SM.MI.Pol saat usai vicon Angklung mendunia memberi pesan moril kepada masyarakat Natuna untuk tetap selalu menjaga warisan budaya nenek moyang.
” Cintailah musik lokal bangsa ini,warisan budaya harus kita jaga,” ucap Sari.
Lebih lanjut, Sari menjelaskan,Cara memainkan angklung adalah digoyangkan secara bersamaan. Terdapat beberapa jenis angklung yang bisa dimainkan diantaranya angklung Kanekes, Reyog, Gubrag, Badeng, Bali, Banyuwangi dan Sarinade.
Alat musik sekaligus karya seni tradisional, angklung, pada tahun 2021 telah satu dekade diakui UNESCO sebagai warisan budaya dunia. Alat musik tradisional asal Jawa Barat ini jadi warisan budaya dunia kategori Tak Benda sejak dikukuhkan pada November 2010 lalu.
kalit










