MEDAN, Potretnusantara.id – Kapolsek Percut Sei Tuan, AKP Janpiter Napitupulu SH MH mendapat dukungan dari berbagai elemen dan tokoh masyarakat terkait kinerjanya yang dikenal bermasyarakat dan bertindak tegas dalam menyikapi persoalan yang mengganggu ketertiban masyarakat.
Salah satu dukungan yaitu Rais Syuriyah Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama (PCNU) Kota Medan menyetakan siap menjadi garda terdepan dalam membantu kinerja Kapolsek Percut Sei Tuan.
“Kita patut angkat topi kepada pak Janpiter ini. Dia yang berani menindak para pelaku yang membuat masyarakat resah, meskipun oknum itu anggotanya sendiri,”kata Rais Syuriyah PCNU Kota Medan KH. Syahdana Dalimunte, saat silaturahmi kepada Kapolsek.
Dia memandang, di negeri ini khususnya Kota Medan ibukota Sumatera Utara tidak boleh ada yang kebal hukum meski orang tersebut Oknum ‘Anggota Polisi” karena di mata hukum kita semua sama.
“Kita siap jadi garda terdepan, karena kita tahu Pak Jampiter orangnya bermasyarakat dan memang tegas dalam tindakannya, itu yang kita harapkan,”pungkasnya.
Syahdana merasa tidak percaya bahwa AKP Janpiter dilaporkan ke Bidang Propam Polda Sumut, paska menindak Brigadir F karena diduga selalu arogan bahkan mengancam dan pernah menodongkan senjata ke masyarakat.
“Saya sebagai masyarakat Medan menilai tindakan Janpiter sudah tepat, kok malah dilaporkan. Kami mendukung langkah pak Janpiter demi kenyamanan masyarakat,”katanya tegas.
Dikatakan, dirinya menganggap aparat di bawah naungan Kota Medan itu adalah anak sendiri, termasuk Kapolsek Percut Sei Tuan AKP Janpiter Napitupulu SH. Sehingga saat dirinya mendengar dari berita bahwa Kapolsek tersandung masalah membuat pihaknya ingin mendengar langsung dari Janpiter.
“Jadi, atas dasar panggilan jiwa kami, itulah kami datang berkunjung untuk menanyakan seperti apa persoalannya,” tutur Syahdana di sela-sela kunjungan, Jumat Tgl 2/10/2021
Namun dia merasa bersyukur bahwa proses itu sudah dalam masa penyelesaian, Dia berharap permasalahan yang sedang dihadapi Janpiter bisa cepat selesai. Sebab, sebagai pimpinan ia tidak bersalah menindak anggotanya yang telah membuat masyarakat resah dan sangat ketakutan itu.
“Alhamdulillah sudah tahap penyelesaian. Harapan saya ananda Janpiter Napitupulu terlepas dari masalah ini. Karena beliau tidak bersalah, dia hanya menjalankan tugas sebagai pemimpin di Polsek Percut Seituan ini,” jelasnya.
Menurut Syahdana, langkah Janpiter menegur anggotanya yang melakukan kesalahan sudahlah tepat.
“Dalam kategori menegur, kalau memang perlu dipukul, ya dipukul. Itu udah pas, agama pun menganjurkan seperti itu kalau arogan dan masyarakat merasa terancam patut diberi pendidikan tegas,” ungkapnya tegas
Syahdana juga berharap kepada pemimpin tertinggi di tubuh Polri untuk memperhatikan benar kasus ini. Agar tidak menambah kisruh di masyarakat.
“Karena ini bisa menjadi bola panas apabila tak dapat diselesaikan dengan arif dan bijaksana,” imbuh Rais Syuriyah PCNU Kota Medan KH. Syahdana Dalimunte.
Sementara, Tokoh Muda NU Kota Medan Burhanudin mengatakan bahwa berita tersebut terkait persoalan ini sudah sampai ke Mabes Polri. Setelah beritanya dengan KH Syahdana, ia menginstruksikan kami untuk meneruskannya.
“Yang benar itu harus diteruskan. Makanya hari ini kami datang untuk memberi dukungan moral kepada Pak Janpiter. Tetap semangat tegakkan hukum dan kebenaran,” tutur Burhanudin.
Dia menjelaskan, di mata hukum semua orang itu sama, dikatakan persoalan ini sempat viral dan heboh setelah Kapolsek Percut Sei Tuan AKP Janpiter Napitupulu dilaporkan istri Brigadir F ke Bid Propam Polda Sumut beberapa waktu lalu.
Janpiter dilaporkan karena dituduh telah menganiaya anggotanya, dan ternyata itu adalah hoaks sebab Janpiter hanya menjalankan tugas yakni menindak siapa pun yang melakukan pidana dan meresahkan masyarakat.
“NU siap di depan komandan,”tegasnya.
Tindakan tegas yang dilakukan Janpiter Napitupulu adalah atas informasi masyarakat bahwa atas laporan warga, Brigadir F ini mengancam dan menodongkan senjata jenis Soft Gun ke masyarakat.
F juga diduga telah merusak bangunan di Pesantren yang ada di Pasar I Desa Seantis, Kecamatan Percut Sei Tuan.
“Salah saya jika menindaknya? ” ucap Janpiter Napitupulu, Rabu (29/9/2021) lalu.
Janpiter kembali menegaskan, dia akan ‘menyikat’ semua pelaku kejahatan dan yang menakut-nakuti masyarakat di wilayah hukumnya.
“Mau siapapun orangnya. Jika bersalah pasti akan saya tindak tegas. Sebab, di mata hukum semua orang itu sama. Mau dia aparat dan masyarakat umum,” tutur Janpiter.
Ketika disinggung soal tudingan bahwa Janpiter memukul bawahannya itu, dengan tenang ia menyebut bahwa,
“Tuduhan itu tidak benar. Menurutnya, luka yang dialami Brigadir F diduga akibat ulahnya sendiri. Saat mau diamankan, dia (F-red) meronta-ronta. Kemudian ia membenturkan sendiri kepalanya ke dinding dan menggesek pipinya ke tanah, 1000 persen itu tidak benar,”katanya.
Kanit Provost Aiptu Rahmad Dany anggotanya bersaksi dan melihat saat berada di lokasi dan melihat kejadian itu.
“Saya menyita senjata Air Soft Gun yang ditodongkan F,” imbuhnya mengakhiri.
Nurlince Hutabarat










