• NASIONAL
  • KESEHATAN
  • ROHANI
  • SPORT
  • TEKNO
  • SOSOK
  • OPINI
  • ADVERTORIAL
  • INTERNASIONAL
Berita Berdasar Fakta
  • HOME
  • ANAMBAS
  • BATAM
  • KARIMUN
  • LINGGA
  • NATUNA
  • TANJUNG PINANG
  • BINTAN
    • DAERAH
      • ACEH
      • ASAHAN
      • BALI
      • BANGKA BELITUNG
      • BENGKALIS
      • MUSI BANYUASIN
      • DUMAI
      • JABAR
      • JATIM
      • KALIMANTAN
      • LABUHANBATU UTARA
      • MALUKU UTARA
      • MERANTI
      • MEDAN
      • PADANG LAWAS
      • PADANGSIDEMPUAN
      • PAPUA
      • ROKAN HILIR
      • ROKAN HULU
      • SULAWESI
      • TAPANULI SELATAN
      • TULANG BAWANG
No Result
View All Result
  • HOME
  • ANAMBAS
  • BATAM
  • KARIMUN
  • LINGGA
  • NATUNA
  • TANJUNG PINANG
  • BINTAN
    • DAERAH
      • ACEH
      • ASAHAN
      • BALI
      • BANGKA BELITUNG
      • BENGKALIS
      • MUSI BANYUASIN
      • DUMAI
      • JABAR
      • JATIM
      • KALIMANTAN
      • LABUHANBATU UTARA
      • MALUKU UTARA
      • MERANTI
      • MEDAN
      • PADANG LAWAS
      • PADANGSIDEMPUAN
      • PAPUA
      • ROKAN HILIR
      • ROKAN HULU
      • SULAWESI
      • TAPANULI SELATAN
      • TULANG BAWANG
No Result
View All Result
Berita Berdasar Fakta
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Sinergi Energi dan Perubahan Iklim

by Potret Redaksi
2 Juli 2021
in NASIONAL
0
Sinergi Energi dan Perubahan Iklim

Sinergi Energi dan Perubahan Iklim

Bagikan di FacebookBagikan di WhatsappBagikan di TwitterBagikan di TelegramBagikan di PinterestBagikan di Email

JAKARTA, Potretnusantara.id-Indonesia telah berkomitmen untuk mengurangi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 29% dengan upaya sendiri dan 41% melalui kerjasama internasional pada tahun 2030. Sektor energi dengan target sebesar 11% merupakan sektor utama yang memegang peran penting dalam pencapaian NDC Indonesia setelah sektor kehutanan, yaitu sebesar 17%. Hal ini terkandung dalam dokumen kontribusi yang ditentukan secara nasional atau yang disebut dengan Nationally Determined Contribution (NDC) dan tidak terpisahkan dari ratifikasi Persetujuan Paris dalam Undang-Undang No. 16 Tahun 2016.

Guna mencapai kemandirian dan kedaulatan energi nasional melalui pengetahuan dan pemahaman mengenai isu perubahan iklim dan energi baru terbarukan (EBT) dari sisi kebijakan, implementasi hingga bagaimana kaitannya dengan sosial budaya masyarakat, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kembali menyelenggarakan Diskusi Pojok Iklim dengan mengangkat tema “Sinergi Energi dan Perubahan Iklim”, Rabu, (30/6).

Baca Juga

botok

Langkah Awal, Aktifis Botok Cs Dengan Misi Pengesahan Hukum Mati Koruptor Diterima DPR RI

27 Agustus 2026
5
aceh

Lewat Ayo Bisa dan Change Makers, Parama Energi Dorong Anak Meulaboh Siap Hadapi Masa Depan

25 Agustus 2026
8

Dalam sambutannya, Kepala Badan Litbang dan Inovasi KLHK, Agus Justianto, menyampaikan bahwa sinergi energi dan perubahan iklim merupakan kata kunci yang harus dimaknai sebagai upaya bersama dalam membentuk transisi energi secara inklusif.

“Kita semua dapat menjadi aktor dan berperan aktif dalam transisi tersebut. Kesadaran untuk meminimalkan penggunaan sumber energi fosil dengan mendorong pengembangan dan pemanfaatan energi terbarukan akan memberikan kontribusi positif dalam menekan perubahan iklim dan dampak yang ditimbulkannya,” ujar Agus.

Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Satya Widya Yudha, menyampaikan bahwa dalam NDC, sektor energi ditargetkan menyumbang penurunan emisi sebesar 314 juta ton CO2e pada tahun 2030 tanpa bantuan asing. Di sisi lain, target pengurangan emisi dalam Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) yaitu sekitar 745 juta ton CO2e di tahun 2030. Hal ini dikarenakan adanya permintaan yang berbeda yang disebabkan asumsi rata-rata pertumbuhan ekonomi yang berbeda pula. DEN diamanahkan Presiden untuk membuat Grand Strategi Energi Nasional  yang diharapkan dapat memperbaharui RUEN dengan mempertimbangkan faktor kekinian.

“NDC dan RUEN akan kita sinkronisasikan, walau dengan time frame yang berbeda, tetapi arahnya sama yaitu untuk mempertajam pengurangan emisi GRK. Tentunya dengan mempertimbangkan asumsi makro yang sama sehingga demand juga sama,” ujar Satya.

Selanjutnya, Direktur Mitigasi Perubahan Iklim, Ditjen PPI KLHK, Emma Rachmawaty mengatakan bahwa sektor energi merupakan kontributor kedua penyumbang emisi GRK di Indonesia. Di saat yang bersamaan, sektor energi juga menjadi kontributor kedua dalam menurunkan emisi GRK sehingga perlu melakukan upaya signifikan dalam mengurangi emisi GRK. Indonesia telah menetapkan implementasi The first NDC pada 1 Januari 2021. Saat ini, KLHK bersama kementerian dan pihak terkait sudah berprogres menyusun updated NDC yang disetarakan dengan Katowice Package, serta penyusunan dokumen Long Term Strategy – Low Carbon and Climate Resilience (LTS-LCCR) 2050 sebagai arahan yang akan menjadi masukan untuk Global Stock-take tahun 2023 dan selanjutnya transparansi laporan NDC di tahun 2024 menuju pencapaian target NDC 2030.

“Kita akan fokus dalam subsektor power karena sangat dominan dalam penurunan emisi GRK di sektor energi. Selain itu Carbon Capture and Storage (CCS), Carbon Capture and Utilization (CCU), mobil listrik, dan B30 akan membantu mempercepat transisi energi dan pencapaian Net Zero Emission. Penetapan kebijakan menjadi basis kunci penentuan target-target ke depan yang lebih ambisius lagi,” kata Emma.

Kemudian, Ketua Umum Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia, Surya Darma, menjelaskan bahwa dunia sedang masuk ke dalam era transisi energi terbarukan. Transisi energi 4.0 ditandai dengan maraknya penggunaan energi digital seperti smart grid dan transformasi energi terbarukan, kemudian transisi energi 5.0 akan didominasi penggunaan energi terbarukan, seperti solar PV dan juga mobil listrik.

“Kita one step ahead 1 tahun lebih cepat untuk mencapai target energi terbarukan. METI sedang merancang strategi Indonesia Renewable Energy 50/50, yaitu pencapaian energi terbarukan sebesar 50% dan net zero emission di tahun 2050. Hal ini dirancang untuk menyambut G20 tahun 2022,”jelas Surya.

Selain itu, Direktur Eksekutif Inisiatif Bisnis Ekonomi Kerakyatan, Tri Mumpuni menyampaikan bahwa Indonesia harus menyediakan energi bersih yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat. Jika pemerintah memberi ruang kepada rakyat dengan dukungan pendanaan yang benar dan kerangka kebijakan yang tepat, Indonesia dapat mengentaskan kemiskinan dan mempersempit ketimpangan ekonomi.

“Banyak proyek energi yang terlampau besar lalu diserahkan ke rakyat dengan sistem top-down, namun akhirnya tidak bisa berkelanjutan. Teknologi terbaik adalah yang paling dekat dengan masyarakat, jadi energi terbarukan perlu dibangun dengan berbasis masyarakat,” terang Tri.

Lebih lanjut, Ketua Umum Masyarakat Energi Biomassa Indonesia, Djoko Winarno menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam hal biomassa dan dapat menjadi pilihan sebagai salah satu sumber energi terbarukan. Bila feedstock bersumber dari sampah, hal ini sekaligus mengurangi tumpukan sampah sehingga mengurangi gas metana penyebab emisi GRK. Bila sumber biomassa ditanam di lahan kritis seperti lahan bekas tambang, hal tersebut juga membantu mengurangi pemanasan global.

“Biomassa juga menjadi satu-satunya sumber energi terbarukan yang dapat dibawa ke mana saja. Selain itu, biomassa lebih stabil dan dapat tersedia 24 jam,” ujar Djoko.

Dalam diskusi pojok iklim kali ini, Penasihat Senior Menteri LHK, Soeryo Adiwibowo dalam sambutan penutupnya menyampaikan bahwa selain perlunya inklusifitas dalam mengembangkan energi terbarukan, diperlukan juga kebijakan dan tata kelola yang mampu mendorong sinergitas untuk pengembangan energi terbarukan dan pencapaian poin-poin Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Pasalnya, teknologi energi terbarukan pada dasarnya adalah pluralism in nature atau majemuk teknologi (surya, air, angin, co-firing biomassa, pasang-surut laut, co-firing, sampah, geothermal).

Diskusi yang dipandu oleh Tenaga Ahli Menteri LHK, Arief Yuwono ini dihadiri oleh lebih dari 300 peserta yang terdiri dari Kementerian/Lembaga, organisasi non-pemerintah, perguruan tinggi, sektor privat dan individu.

barat

Tags: Sinergi Energi dan Perubahan Iklim
Previous Post

998.400 Vaksin Hibah Pemerintah Jepang Tiba Di Indonesia

Next Post

Hanya Gegera Knalpot, Adik Abang Dikeroyok Warga Sampai Opname, Oknum RT Diduga Terlibat

Related Posts

botok
NASIONAL

Langkah Awal, Aktifis Botok Cs Dengan Misi Pengesahan Hukum Mati Koruptor Diterima DPR RI

27 Agustus 2026
5
aceh
NASIONAL

Lewat Ayo Bisa dan Change Makers, Parama Energi Dorong Anak Meulaboh Siap Hadapi Masa Depan

25 Agustus 2026
8
Dugaan Guru Tempeleng 10 Siswa MTsN Luwu Disorot, Prof. Sutan Nasomal Minta Kemenag Buka Kronologi Kasus Guru Tampar 10 Siswa
NASIONAL

Dugaan Guru Tempeleng 10 Siswa MTsN Luwu Disorot, Prof. Sutan Nasomal Minta Kemenag Buka Kronologi Kasus Guru Tampar 10 Siswa

15 Agustus 2026
13
Profesor Sutan Nasomal Harapkan Presiden RI Prabowo Tugaskan Berbagai Elemen Kementerian Pertanian Pekerjaan Umum Sosial Atasi Kemarau Langka Air Akibat Hutan Higrasi!!
NASIONAL

Profesor Sutan Nasomal Harapkan Presiden RI Prabowo Tugaskan Berbagai Elemen Kementerian Pertanian Pekerjaan Umum Sosial Atasi Kemarau Langka Air Akibat Hutan Higrasi!!

14 Agustus 2026
9
Prof. Sutan Nasomal Minta Kapolda Sultra Perintahkan Kapolres Kolaka Usut Transparan Dugaan Penganiayaan di Lingkungan PT MPP
NASIONAL

Prof. Sutan Nasomal Minta Kapolda Sultra Perintahkan Kapolres Kolaka Usut Transparan Dugaan Penganiayaan di Lingkungan PT MPP

12 Agustus 2026
31
Profesor Sutan Nasomal Harapkan Presiden Prabowo Perintahkan Kemenaker Kemenlu Perjuangkan TKW Libia Kembali Ke Indonesia!!!
NASIONAL

Profesor Sutan Nasomal Harapkan Presiden Prabowo Perintahkan Kemenaker Kemenlu Perjuangkan TKW Libia Kembali Ke Indonesia!!!

10 Agustus 2026
13
Load More
Next Post
Hanya Gegera Knalpot, Adik Abang Dikeroyok Warga Sampai Opname, Oknum RT Diduga Terlibat

Hanya Gegera Knalpot, Adik Abang Dikeroyok Warga Sampai Opname, Oknum RT Diduga Terlibat

POTRET POPULER

  • Natuna Pecah Telur di Porprov VI Kepri! Akuatik Sabet Emas Perdana dan Borong 7 Perunggu, Cen Sui Lan Minta Atlet Lebih Semangat Untuk Berburu Medali

    Natuna Pecah Telur di Porprov VI Kepri! Akuatik Sabet Emas Perdana dan Borong 7 Perunggu, Cen Sui Lan Minta Atlet Lebih Semangat Untuk Berburu Medali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Raja Mustaqim dan Filosofi Batu Domino: Dari Olahraga Pemikir hingga Rp26 Juta untuk Natuna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cen Sui Lan Kobarkan Semangat Atlet Natuna Jelang Opening Porprov VI Kepri 2026, Targetkan Prestasi dan Medali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Belitung hingga Karimun, PT TIMAH Bantu Biaya Pengobatan Bagi Puluhan Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 35 Tenat UMKM Kaki Lima Karimun Siap Ramaikan CFD Costal Area, Ini Tanggalnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Skandal Tersus: PT TBJ Gugat Kementrian KKP di PTUN, Kejanggalan Administrasi CV Samudra Energi Prima Terbongkar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengangkat Potensi Lokal Lewat Batik, Rumah Batik Kundur Tumbuh Bersama PT TIMAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PT TIMAH Gandeng Kejaksaan, Perkuat Kepastian Hukum dan Perlindungan Aset di Kepulauan Riau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menumbuhkan Harapan dari Desa, PT TIMAH Dukung Warga Sawang Laut Kembangkan Potensi Lokal 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PT TIMAH dan TNI Bersinergi Hadirkan Sumur Bor untuk Warga Karimun di Tengah Musim Kemarau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Alamat Redaksi :

Komplek Griya Harapan Indah, Blok D 03
Kelurahan TEBING, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun,
Provinsi Kepulauan Riau

Hubungi Kami :

0812-7000-2005
potretredaksi69@gmail.com

Tentang Kami :

  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi

© 2020 Potret Nusantara - PT. MKbicara Media Publisher | All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • KEPRI
    • KARIMUN
    • BATAM
    • TANJUNG PINANG
    • BINTAN
    • LINGGA
    • NATUNA
    • ANAMBAS
  • DAERAH
    • ACEH
    • ASAHAN
    • BALI
    • BANGKA BELITUNG
    • BENGKALIS
    • DUMAI
    • JABAR
    • JATIM
    • KALIMANTAN
    • LABUHANBATU UTARA
    • MALUKU UTARA
    • MEDAN
    • MERANTI
    • MUSI BANYUASIN
    • PADANG LAWAS
    • PADANGSIDEMPUAN
    • PAPUA
    • ROKAN HILIR
    • ROKAN HULU
    • SULAWESI
    • TAPANULI SELATAN
    • TAPANULI UTARA
    • TULANG BAWANG
  • KESEHATAN
  • ROHANI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • SPORT
  • TEKNO
  • ADVERTORIAL
  • OPINI

© 2020 Potret Nusantara - PT. MKbicara Media Publisher | All Right Reserved.