KARIMUN, Potretnusantara.id- Salah seorang pedagang daging ayam dan daging sapi, Bujang mengatakan bahwa harga daging ayam segar sekarang mengalami kenaikan 37 ribu per kilogram, dan untuk harga daging terbagi menjadi dua jenis ada yang 105 ribu dan 95 ribu.
“Saat ini ada sedikit kenaikan Kita menjual daging sapi beku per kilogramnya ada dua jenis 105 ribu untuk jenis daging sapi tanpa lemak, sedangkan 95 ribu untuk daging sapi yang banyak lemak semua mengalami kenaikan,”ucap bujang, Selasa (04/05).
Selain itu Erna Wati 41 tahun seorang pedagang sayur juga mengatakan bahwa sayur mayur saat ini mengalami kenaikan, yang mana para petani banyak mengalami gagal panen, faktor cuaca yang berubah-ubah.
“Kita mengami kenaikan salah satunya harga sawi yang melonjak tinggi hingga 40 ribu perkilonya. Sementara untuk harga sayur lainnya masih sama, sayur bayam 16 ribu, kangkung 10 ribu, sedangkan kacang panjang 8 ribu,” jelas
Tambahya untuk harga barang-barang lainnya seperti, cabai merah keriting 40 ribu, cabai hijau 25 ribu, cabai rawit merah atau di kenal dengan cabai setan 65 ribu. Sementara, bawang putih 25 ribu, bawang merah lokal 28 ribu, dan bawang merah impor 18 ribu rupiah.
“Seperti bawang dan cabai masih normal, untuk saat ini belum ada kenaikan,”ucapnya.
Selain itu, Pantauan Media Potretnusantara.id untuk harga sembako seperti beras premium 13 ribu perkilogram, beras medium 12 ribu perkilogram, gula pasir 12 ribu perkilogram, dan untuk telur ayam 41 ribu per papan.
Perlu diketahui bersama bahwa di pasar Rakyat Meral Bukit Tembak sudah tidak menjual minyak goreng curah yang pada umumnya dari derijen-derijen, kemudian di kemas dalam kantong plastik bening ukuran sekilo.
“Kami sudah lama tidak menjual minyak derijen lagi, karna itu kotor masa iya kami menjual barang yang kami konsumsi sendiri itu kotor,”ucap Cece, salah satu penjual sembako.
Sementara itu Cece menjelaskan memang tidak menjual minyak curah kiloan, tetapi di sini menjual aneka minyak goreng dengan berbagai merek dan tentunya dengan varian harga yang berbeda.
“Kita tidak menjual minyak curah kolom tapi kita menjual minyak goreng berbagai macam merek seperti Fortune yang biasanya di serbu oleh kaum ibu-ibu ukuran satu liter seharga 11.500, selain itu Sovia dan Sania seharga 12 ribu sementara merek Salvaco hanya 10 ribu,”tutupnya.
Putri










