Karimun, Potretnusantara.id – Kehadiran transportasi online di Kabupaten Karimun sempat menuai kontroversi dengan transportasi offline atau konvensional. Hal ini sering dipicu dari murahnya tarif yang ditawarkan oleh Transportasi Online dan titik jemput yang tidak sesuai.
Terkait hal itu, Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karimun, Syahimi Sulaiman berharap, keberadaan transportasi darat online dengan yang lainnya dapat rukun sehingga tidak menimbulkan masalah kembali.
“Saya berharap keberadaan transportasi online dengan pangkalan atau offline dapat saling bekerjasama dan saling mengisi, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan seperti keributan dan lainnya,” hal ini disampaikan Syahimi usai mengikuti upacara peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) tahun 2024 di Halaman Rumah Dinas Bupati. Selasa (17/9/2024).
Kendati demikian, Tentu Masyarakat mengidamkan transportasi publik yang sesuai keinginannya. Ketepatan waktu, kenyamanan dan tarif murah adalah harapan setiap pengguna transportasi publik.
Seperti yang disampaikan oleh Ella, warga Kecamatan Meral yang mengungkapkan hadirnya transportasi Online dapat memudahkan segala aktivitasnya.
“Saya bersyukur Transportasi Online sudah ada di Karimun, semuanya aktivitas jadi lebih mudah. Apalagi saya jualan makanan online, di aplikasi juga menyediakan mitra jualan jadi saya bisa jualan di aplikasi”. kata Dia. (Din).
Editor : RD










