Karimun, Potretnusantara.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun melalui Dinas Pangan dan Pertanian menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak se-Indonesia bertempat di GOR Badang Perkasa, Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau. Senin (1/4/2024).
Selain di Kabupaten Karimun, kegiatan yang diprakarsai oleh Badan Pangan Nasional (BPN) ini juga digelar secara serentak di 38 Provinsi dan 514 Kabupaten/Kota se Indonesia.
Acara GPM di Kabupaten Karimun, dihadiri oleh Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim, Forkopimda Kabupaten Karimun, Kepala OPD, Bulog dan Stakeholder lain.
GPM ini berlangsung selama satu hari dibuka dari pukul 08.00 WIB hingga selesai. Ratusan warga mayoritas emak-emak datang sejak pukul 07.30 WIB. Mereka rela antri dan berdesakan untuk mendapatkan sembako murah.
Wakil Bupati Karimun, Anwar Hasyim mengatakan Gerakan Pangan Murah ini bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan harga yang biasanya terjadi menjelang hari raya Idul Fitri 1445 H. Selain itu, juga untuk memastikan ketersediaan pangan di Indonesia khususnya untuk masyarakat di Kabupaten Karimun.
“Harapannya dengan kegiatan pasar murah ini dapat membantu masyarakat untuk berbelanja bahan pokok yang dibutuhkan dengan harga murah dibawah harga standar pasar,” ujar Anwar Hasyim.
“Pasar murah ini sudah beberapa kali kita laksanakan, insyaallah besok kita akan laksanakan di Moro dan lepas lebaran di Kundur,” sambungnya.
Dengan adanya gerakan pangan murah ini, Wakil Bupati Anwar Hasyim meminta masyarakat untuk tetap tenang.
“Masyarakat tidak usah khawatir stok atau persediaan bahan pokok masyarakat di Kabupaten Karimun tersedia dan terkendali,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun, Sukriyanto Jaya Putra mengatakan GPM ini dilaksanakan dalam rangka menjaga stabilisasi pasokan dan harga baik di tingkat produsen maupun konsumen.
Kemudian pihaknya memberikan akses ke masyarakat untuk mendapatkan bahan pokok murah dibandingkan dengan pasar.
“Mudah-mudahan Gerakan Pangan Murah ini bisa membantu masyarakat kita dalam rangka Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan dan Idul Fitri 1445 H / 2024 M,” kata Sukriyanto.
Berdasarkan pantauan awak media ini di lapangan, sejumlah komoditi yang dijual pada GPM ini diantaranya beras SPHP 5 kg dijual dengan harga Rp 53 ribu, gula pasir perkilo Rp 15 ribu, telor per papan Rp 50 ribu, minyak kita 1 liter Rp 14 ribu, daging beku Rp 85 ribu, tepung Tulip Rp 8.600, kacang tanah Rp 23.500, cabe merah segar Rp 60 ribu, dan cabe rawit Rp 60 ribu. (Ery)
Editor : Din










