KARIMUN, Potretnusantara.id- Salah seorang penumpang Acok mengatakan bahwa di pelabuhan domestik Karimun, mengunakan sistem pembayaran GeNose dengan menggunakan pembayaran tanpa uang tunai (Chasless), hal ini membuat masyarakat yang tidak mempunyai kartu ATM merasa keberatan.
“Disini kita merasa tidak adil, karena tidak semua orang mempunyai kartu ATM,”ucap Acok, Rabu (23/06).
Tambahnya, jika tidak memiliki kartu ATM, maka KTP kita ditahan, dengan begitu masyarakat merasakan ini sangat keberatan dengan adanya sistem Chasless di pelabuhan domestik Karimun.
“Kita sangat keberatan dengan adanya sistem ini, kita tidak memiliki ATM masak iya KTP kita ditahan terus,”jelasnya.
Dengan ini, ia mengharapkan kepada pemerintah Karimun, agar memperhatikan kebijakan yang dilakukan di pelabuhan domestik Karimun, agar masyarakat tetap merasa nyaman.
“Kita mengharapkan agar pemerintah Kabupaten Karimun, bisa memperhatikan kebijakan yang dilakukan oleh pihak yang bersangkutan kalau seperti ini masyarakat yang tidak memiliki ATM bagaimana nasibnya,”harapnya.
Dalam hal ini, saat Media Potretnusantara.id mengkonfirmasi kepada Koordinasi GeNose Karimun Frengki, mengatakan melalui via WhatsApp bahwa benar saat ini di pelabuhan domestik Karimun pembayaran GeNose mengunkan sistem Chasless,
“Iya sekarang pakai Chasless,”ucapnya.
Putri










